PHBI Idul Adha 1443 H

AllahhuAkbar, AllahhuAkbar, AllahhuAkbar Lailahaillahu AllahhuAkbar, AllahhuAkbar Walillahil Hamd
Gema takbir terlantun seraya mentari terbit mengiringi umat muslim untuk melaksanakan Shalat Idul Adha di Masjid Nurussalam, bersama Al Habib Mustofa Jamal bin Ridho Alaydrus.

Dalam momen Idul Adha ini kita diingatkan kembali tentang ketaqwaan kepada Allah melalui kisah Nabi Ibrahim yang dengan suka rela merelakan putra semata wayangnya Ismail a.s. yang telah dinanti kehadirannya untuk diqurbankan demi memenuhi perintah Allah SWT.
Dalam hal ini kita dianjarkan untuk senantiasa berlaku ikh;as, tawaqal rendah diri, bersabar, serta merelakan atas segala yang telah dikaruniakan Allah SWT kepada mahkluknya baik yang berupa taqdir baik maupun taqdir buruk di mata manusia.
Berqurban mengajarkan kita tentang makna berbagi dan keikhlasan, tentang sikap peduli terhadap sesama manusia seperti yang telah Allah firmankan dalam Al-Quran surah Az-Zariyat ayat 19 :
وَفِيْٓ اَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّاۤىِٕلِ وَالْمَحْرُوْمِ
“Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta”.
Berqurban juga mengajarkan kita tentang makna bersyukur terhadap rezeki yang telah dilimpahkan Allah SWT kepada hampanya seperti yang telah di Firmankan Allah SWT dalam Al-Quran surah Al-Hajj ayat 34 :
وَلِكُلِّ اُمَّةٍ جَعَلْنَا مَنْسَكًا لِّيَذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلٰى مَا رَزَقَهُمْ مِّنْۢ بَهِيْمَةِ الْاَنْعَامِۗ فَاِلٰهُكُمْ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ فَلَهٗٓ اَسْلِمُوْاۗ وَبَشِّرِ الْمُخْبِتِيْنَ ۙ
“Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserahdirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).”
Semoga ibadah Qurban yang telah kita laksanakan menjadi berkah baik yang mengamalkan maupun bagi mereka yang menerima dan dicatat sebagai amal sholeh yang dapat memberikan syafa’at kelak di hari akhir.





